November 1st, 2007
Dengan sedikit berat hati
Kuberikan mawar putih ini untukmu
Berat… karena aku lebih suka merah
Merah bisa berarti semangat, perjuangan, dan pengorbanan…
Seperti darah
Namun, merah juga bisa berarti cinta…
Seperti warna yang menghiasi pelaminan di negeri Cina
Tetapi, merah bukan warna terbaikmu kurasa
Maka, aku berikan kamu mawar berwarna putih
Putih… seperti cahaya wajahmu
Yang melambangkan Kesucian…
Ketulusan…
Dan kesetiaan…
Kesucian seorang perempuan…
tidak ada hubungannya sama sekali dengan keperawanan
Tapi, kesucian hati dan pikiran
Seperti kesucian milik Jamila yang kau perankan
saat ia menolak menghisap shabu-shabu…
agar bisa melayani sepuluh laki-laki
Ketulusan dan kejujuran…
Terpancar dari simetri wajahmu
dan tatapan matamu yang malu tetapi tegas
Kesetiaan… bagai merpati
Aku tahu… arti warna-warna ini hanyalah ilusi
Ilusi belaka yang dibuat manusia
Tapi, aku tidak bisa lepas darinya
Seperti cinta juga ilusi… tapi aku tetap mempercayainya
Lolla, dengan puisi ini… kuberikan mawar putih ini untukmu
Semoga kita bisa bertemu lagi lain waktu
Semoga kamu mau bangunkan aku dari mimpi
Untuk mengenal kamu di dunia realita
Sehingga aku tahu… putihkah kamu? 
Posted in Puisi | No Comments »
November 1st, 2007
Gue bikin ini pertengahan kelas 2 SMU (1999) kayaknya. Ada versi guitar maupun piano.
Kalo mau dengerin, klik: Read the rest of this entry »
Posted in Instrumental | No Comments »
November 1st, 2007
Semua terlihat putih
Sinar matahari pun tidak mampu menembusnya
Menambah dingin yang menusuk
Seakan alam ingin membuatku sekarat
Membeku karena perasaan bersalah
Atas dosa yang kemarin ku lakukan
[pagi 17 sept 2006 @puncak (gatau namanya - lewat padasuka)]
Posted in Puisi | No Comments »
November 1st, 2007
Gelegar suara membuatku terjaga
Namun, ia tidak berhenti di telinga dan menjadi bising
Perlahan-lahan dan seperti berbisik…
ia merambat dan membangunkan seekor kupu-kupu di perutku
sehingga kupu-kupu itu terbang menggelitik kesana-kemari
Tentu saja.. ini kan hanya setetes cuka
Setetes cuka di tengah samudera..
tidak akan membuatnya menjadi asam
Ya.. ini hanya setetes cuka
Sementara aku telah mengalami samudera bersamamu
[ide puisi ini: 16 sept 2006 Ditulis: 18 Sept 2006 @kamar 10A]
Posted in Puisi | No Comments »
November 1st, 2007
Gue bikin lagu ini sepulang gue manggung (awal 2002). Gue bikin di kos dari jam 1 sampe jam 3 pagi. Sampe si Bdoel teriak, “Woi.. Berisik!” pas gue nyanyiin lagu lain juga.
[Format: MP3]
[Ukuran: 3.29 MB]
[Direkam pada bulan november 2004]
[Jumlah Track: 1]
[Instrumen: Guitar (gue)]
Posted in Instrumental | No Comments »